PLNE

“Life in PLN Enjiniring – ColorFul”

Kira-kira itulah sepatah frase yang menggambarkan keseharianku di kantor PT. Prima Layanan Enjiniring Nasional (PLNE). Ada senyum, ada sedih, ada tawa, ada tangis. Tapi begitulah hidup dan itulah membuat manusia menjadi “manusia”. Setiap pergolakan kehidupan diikuti respon intuitif makhluk yang dititipkan nyawa oleh Sang Khalik.

Proses masuk PLNE diawali dengan ajakan teman mengenai sebuah link di website mengenai rekrutmen PLN (catet PLN bukan PLNE). Dengan hati menggebu-gebu saya mengikuti proses pertama yaitu tes psikologi dengan gemilang dan hati riang. Namun, akhirnya baru saya sadari ini bukanlah perusahaan BUMN PT. PLN melainkan anak perusahaannya (Subsidiary). Sedikit kekecewaan menghinggap, tapi perjuangan tetap berlanjut. Orang bijak bilang “Hidup itu jangan setengah-setengah, Totalitas brader”.

Long story short semua proses seleksipun terlampaui mulai dari Psikotes lanjut Tes akademik beserta Pauli yang menyebalkan, FGD, hingga pembuatan RHJM dan RHJP (Rencana Hidup Jangka Menengah dan Rencana Hidup Jangka Panjang) yang super imajinatif dan abstrak. Lalu diterimalah kami 44 orang menjadi siswa Prajabatan PT PLNE dan di”cemplungi”lah kami ke dalam diklat di Cengkareng dan Suralaya dan diakhiri Pelatihan Semi Militer di Rindam. Yah Insya Allah semua dilalui dengan senyum riang dikarenakan serunya 41 orang teman-teman yang lain (2 orang gugur sebelum memasuki rindam dikarenakan 1 dan lain hal). -to be continued-

Advertisements